Teknologi Pada RAM
RAM ( Random access memory ) merupakan suatu memori tempat penyimpanan data sementara sebelum data tersebut diproses oleh processor. RAM sendiri memiliki jenis yang bermacam - macam, kali ini saya akan membahas teknologi yang ada pada sebuah RAM. Berikut macam - macam teknologi beserta penjelasanya :
1. ECC
ECC (Error Correction Code) adalah sistem koreksi kesalahan pada RAM. RAM ECC mendeteksi dan melaporkan apabila terjadi kesalahan pda memori tanpa mengganggu operasi lain dari sistem operasi yang sedang kita gunakan. kebanyakan RAM seperti ini digunakan untuk PC / Mainboard server tapi tidak menutup kemungkinan RAM tersebut bisa digunakan pada Mainboard dekstop karena banyak Motherboar dekstop keluaran terbaru sudah mendukung RAM ECC.
2. Non ECC
Merupakan jenis memory biasa yang banyak digunakan dan tidak memiliki teknologi ECC seperti yang dijelaskan diatas
3. Unbuffered memory
memory yang tidak bisa menyimpan data ketika powernya hilang atau loss. ketika komputer mati atau komputer direstart, akan ada waktu sejenak semua lampu pada komputer mati pada saat inilah terjadi power loss, dan data yang tersimpan pada memory hilang. memori jenis unbuffered adalah memori yang umum digunakan oleh mainboard dekstop.
4. Registered Memory
memori yang dapat menyimpan data-data ketika komputer mati atau terakhir kali dimatikan dalam hal ini hanya data-data aktifitas terakhir saja yang dapat tersimpan pada memori Registered. memori seperti ini tidak dapat digunakan di sembarang mainboard hanya mainboard tertentu saja, misal untuk mainboard server.
5. Dual Channel
kemampuan memory controller untuk memberikan bandwidth data yang lebih besar / meningkatkan lebar bus data pada kecepatan clock speed memori yang sama. Dual channel sendiri sebenarya fitur yang terdapat pada sebuah mainboard bukan dari RAMnya.
6. Intel XMP ( Intel Extreme Memory Profile )
Intel XMP merupakan teknologi dari intel untuk meningkatkan atau memaksimalkan kecepatan dan timing pada sebuah RAM tanpa melakukan setting manual. intel XMP sendiri hanya akan berjalan pada RAM dan Mainboard yang support dengan teknologi tersebut.
7. AMP ( AMD Memory Profiles )
Teknologi ini pada dasarnya mirip dengan Intel XMP yang berfungsi untuk memaksimalkan kecepatan dan timing pada sebuah RAM hanya saja akan berjalan pada maindboard yang menggunakan chipset AMD.
8. DDR (Double Data Rate)
DDR adalah kecepatan RAM untuk mentransfer data pada dua kali real frekuensi clocknya,berbeda dengan SDRAM yang hanya sekali mentransfer data pada frekuensinya. pada RAM DDR3-1600Mhz. real frekuensinya adalah 803,2 Mhz dan effective frekuensinya adalah 1600Mhz.
9. Timing ( Latency, Delay )
Timing ini sendiri adalah serangkaian parameter yang menentukan seberapa cepat si memori untuk diakses oleh memory controller semakin kecil angka timing maka semakin cepat pula RAM tersebut. Timing pada memori memiliki banyak parameter tapi yang paling sering disebutkan dan tertulis pada RAM hanya 4 kolom angka yaitu :
CL atau CAS Latency adalah Waktu yang diperlukan saat perintah dikirim ke memori sampai saat memory mulai mengirim data ke processor
tRCD atau RAS-to-CAS Delay adalah Waktu yang diperlukan antara aktivasi baris (RAS) dan aktivasi kolom (CAS) di mana data disimpan dalam matrix
tRP atau Row Precharge Time adalah Waktu yang diperlukan saat menonaktifkan akses ke saluran data dan memulai akses ke baris lain kedalam suatu data dalam matrix
tRAS atau Row Active Time atau Active to Precharge Delay adalah Berapa lama memori harus menunggu sampai akses berikutnya dapat dimulai. tRAS berpengaruh pada ke kestabilan.
Ada satu timing lagi yang jarang tertulis pada RAM yaitu CMD Rate / Command Rate. CMD Rate sendiri adalah Waktu yang diperlukan antara chip memori diaktifkan sampai perintah pertama bisa dikirim ke memori. Biasanya ditulis dengan T1 (1 clock cycle) atau T2 (2 clock cycle).
Kesimpulanya ukuran memory yang besar pada RAM belum tentu memberikan efek performa yang signifikan. RAM yang memiliki kecepatan bagus adalah RAM yang memiliki frekuensi besar dan timing yang ketat.
sumber :
jagatreview.com
google.com
yahoo.com
1. ECC
ECC (Error Correction Code) adalah sistem koreksi kesalahan pada RAM. RAM ECC mendeteksi dan melaporkan apabila terjadi kesalahan pda memori tanpa mengganggu operasi lain dari sistem operasi yang sedang kita gunakan. kebanyakan RAM seperti ini digunakan untuk PC / Mainboard server tapi tidak menutup kemungkinan RAM tersebut bisa digunakan pada Mainboard dekstop karena banyak Motherboar dekstop keluaran terbaru sudah mendukung RAM ECC.
2. Non ECC
Merupakan jenis memory biasa yang banyak digunakan dan tidak memiliki teknologi ECC seperti yang dijelaskan diatas
3. Unbuffered memory
memory yang tidak bisa menyimpan data ketika powernya hilang atau loss. ketika komputer mati atau komputer direstart, akan ada waktu sejenak semua lampu pada komputer mati pada saat inilah terjadi power loss, dan data yang tersimpan pada memory hilang. memori jenis unbuffered adalah memori yang umum digunakan oleh mainboard dekstop.
4. Registered Memory
memori yang dapat menyimpan data-data ketika komputer mati atau terakhir kali dimatikan dalam hal ini hanya data-data aktifitas terakhir saja yang dapat tersimpan pada memori Registered. memori seperti ini tidak dapat digunakan di sembarang mainboard hanya mainboard tertentu saja, misal untuk mainboard server.
5. Dual Channel
kemampuan memory controller untuk memberikan bandwidth data yang lebih besar / meningkatkan lebar bus data pada kecepatan clock speed memori yang sama. Dual channel sendiri sebenarya fitur yang terdapat pada sebuah mainboard bukan dari RAMnya.
6. Intel XMP ( Intel Extreme Memory Profile )
Intel XMP merupakan teknologi dari intel untuk meningkatkan atau memaksimalkan kecepatan dan timing pada sebuah RAM tanpa melakukan setting manual. intel XMP sendiri hanya akan berjalan pada RAM dan Mainboard yang support dengan teknologi tersebut.
7. AMP ( AMD Memory Profiles )
Teknologi ini pada dasarnya mirip dengan Intel XMP yang berfungsi untuk memaksimalkan kecepatan dan timing pada sebuah RAM hanya saja akan berjalan pada maindboard yang menggunakan chipset AMD.
8. DDR (Double Data Rate)
DDR adalah kecepatan RAM untuk mentransfer data pada dua kali real frekuensi clocknya,berbeda dengan SDRAM yang hanya sekali mentransfer data pada frekuensinya. pada RAM DDR3-1600Mhz. real frekuensinya adalah 803,2 Mhz dan effective frekuensinya adalah 1600Mhz.
9. Timing ( Latency, Delay )
Timing ini sendiri adalah serangkaian parameter yang menentukan seberapa cepat si memori untuk diakses oleh memory controller semakin kecil angka timing maka semakin cepat pula RAM tersebut. Timing pada memori memiliki banyak parameter tapi yang paling sering disebutkan dan tertulis pada RAM hanya 4 kolom angka yaitu :
CL atau CAS Latency adalah Waktu yang diperlukan saat perintah dikirim ke memori sampai saat memory mulai mengirim data ke processor
tRCD atau RAS-to-CAS Delay adalah Waktu yang diperlukan antara aktivasi baris (RAS) dan aktivasi kolom (CAS) di mana data disimpan dalam matrix
tRP atau Row Precharge Time adalah Waktu yang diperlukan saat menonaktifkan akses ke saluran data dan memulai akses ke baris lain kedalam suatu data dalam matrix
tRAS atau Row Active Time atau Active to Precharge Delay adalah Berapa lama memori harus menunggu sampai akses berikutnya dapat dimulai. tRAS berpengaruh pada ke kestabilan.
Ada satu timing lagi yang jarang tertulis pada RAM yaitu CMD Rate / Command Rate. CMD Rate sendiri adalah Waktu yang diperlukan antara chip memori diaktifkan sampai perintah pertama bisa dikirim ke memori. Biasanya ditulis dengan T1 (1 clock cycle) atau T2 (2 clock cycle).
sumber :
jagatreview.com
google.com
yahoo.com
Komentar
Posting Komentar